22 November 2011

MEMBERSIHKAN VIRUS KOMPUTER DENGAN BOOTABLE CD

Ketika sebuah komputer sudah terjangkit virus, sedangkan antivirus di komputer tidak mampu mengatasi karena tidak pernah di-update atau bahkan tidak ada antivirus sama sekali di komputer tersebut, maka salah satu pilihan untuk membersihkan virus dari komputer adalah menggunakan Antivirus Bootable atau biasa dinamakan "Rescue Disk". Tentu saja ini bisa menjadi pilihan jika anda tidak ingin kehilangan file-file di komputer anda. Masalahnya mungkin, jika yang terjangkit adalah file sistem seperti "win32" sedangkan aksi yang bisa dilakukan hanya "delete" atau "quarantine", kemungkinan besar OS tidak akan bisa dijalankan. Jadi pastikan anda memiliki back-up sistem OS atau punya CD installer OS. Perlu diketahui, estimasi waktu "cleaning" lewat antivirus bootable akan memakan waktu yang lumayan lama. Lamanya tergantung banyaknya file di komputer anda dan seberapa parah virus telah meng-infeksi komputer anda. Saya pernah membaca sebuah komentar seorang pengguna "Kaspersky Disc Rescue" yang dijalankan lewat DVD-ROM ( berupa keping CD ), memakan waktu 5 jam. Tetapi ada teori yang menyebutkan bahwa jika boot lewat Flashdisk akan membuat kerja lebih cepat. Tetapi sekali lagi, estimasi waktu tetap tergantung tingkat keparahan infeksi virus tadi dan banyaknya file pada komputer yang bersangkutan. Rata-rata setiap pengembang antivirus telah membuat "rescue disk". Kalau anda ingin download macam-macam bootable antivirus tadi, silahkan kunjungi www.techmixer.com. Pilihannya ada Avira, AVG, Trinity, BitDefender, Dr.Web dan lain-lain. Anda bisa men-download-nya secara "gratis". File yang di-download berupa file "ISO" yang nanti perlu di-burning pada CD atau dipasang pada Flashdisk. Khusus untuk flashdisk, ada aplikasi khusus agar file "ISO"nya menjadi "bootable". Di situs www.techmixer.com sudah dijelaskan cara membuatnya, baik burning maupun memasang di flashdisk. Saya sendiri telah mendownload 3 macam file ISO-nya yang masing-masing saya "burning" pada keping CD menggunakan Nero. Dan saya telah mencobanya lewat Virtual Box dan berjalan dengan lancar. Tetapi saya belum pernah mencoba secara langsung pada komputer yang ter-infeksi virus. Jadi saya hanya bisa sharing seputar prosesnya saja. Paling tidak, anda mungkin perlu mempersiapkan Antivirus Bootable untuk antisipasi. Atau untuk membantu teman anda yang komputernya terserang virus dan tidak ada antivirus pada komputer tadi. Berikut ini adalah contoh proses "booting" masing-masing Antivirus yang sedang berjalan lewat "Virtual Mesin" :

AVG Rescue Disk



Dr.Web Antivirus Rescue Disk



Pertama kali menu ditampilkan, biasanya akan ditampilkan anjuran untuk update database antivirus terlebih dahulu. Nah, jika memungkinkan, sebaiknya anda sambungkan dulu komputer anda ke internet. Tetapi saya tidak yakin, apakah komputer akan tetap tersambung ke internet ketika komputer sedang "booting" atau saat kita mencoba membuka menu bios untuk merubah setingan agar opsi "boot" pertama kali kita set pada "cd atau dvd-rom". Jadi sekali lagi saya tekankan, cara semacam ini adalah solusi alternatif. Bisa juga anda update terlebih dahulu jika "antivirus bootable" tadi anda pasang di flashdisk. Tentu saja cara paling mudah adalah menggunakan bantuan "virtual box". Atau bisa update secara "manual" jika anda telah memiliki file update dari antivirus yang bersangkutan. Jika cara ini bisa membantu meringankan kinerja komputer anda, jangan lupa untuk memasang antivirus yang anda percaya akan kehandalannnya dan langsung lakukan update kemudian lakukan "fullscan" untuk memastikan komputer anda benar-benar bersih dari sisa virus yang ada. Demikian sharing kali ini, semoga berguna. Salam!

4 comments:

Lupa Nickname mengatakan...

posting yang bagus..
makasih atas infonya..
kunjungi juga web kami di
http://stisitelkom.ac.id

Agus Sriyanto mengatakan...

mau tanya mas broo..kalau ingin menampilkan file yg dihidden pada folder lost.dir bagaimana...tlg pencerahannya...tanks..

Nizam Z mengatakan...

@Agus : coba gunakan rootexplorer.apk, tapi lost.dir adalah folder boot os android. setiap micro sd yg dipasang di perangkat android, otomatis akan dibuat folder tsb.

Grapiter Teknologi mengatakan...

Terikasih informasinya masgan, informasinya sangat berguna bagi saya,.. semoga bermanfaat masgan,,.. hehehehhe... :D

kunbalnya ditunggu > http://vion-shop.blogspot.com/2013/07/how-to-quickly-resolve-windows-error.html

 

© 2009 TIPS BLOG DAN SOFTWARE KOMPUTER. Powered by Blogger
Design by eJoee BlogsTricks